Sejarah Berdirinya Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr
Cahaya kebaikan seringkali lahir dari kesederhanaan. Begitulah kisah awal berdirinya Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr, yang berawal dari sebuah langkah kecil namun penuh harapan.
Pada tahun 2019, di sebuah sudut Perumahan Bukit Raya, Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur, berdiri sebuah tempat mengaji Al-Qur’an yang sangat sederhana. Tempat itu bukan sekadar ruang belajar, melainkan titik awal tumbuhnya semangat dakwah dan pendidikan Islam. Di sanalah anak-anak mulai mengenal huruf-huruf suci, melafalkan ayat demi ayat, serta menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini.
Seiring berjalannya waktu, semangat untuk mengembangkan pendidikan yang lebih luas semakin menguat. Dari majelis kecil tersebut lahirlah sebuah lembaga kursus Bahasa Arab yang diberi nama Al Fajr Arabic Learning Center (FACT). Lembaga ini menjadi wadah bagi para pelajar dan masyarakat untuk memperdalam bahasa Al-Qur’an, sekaligus membuka cakrawala keilmuan yang lebih luas.
Perjalanan ini tidak berhenti di sana. Dengan tekad yang kuat serta dukungan berbagai pihak, Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr akhirnya secara resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2022. Legalitas ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kiprah yayasan dalam bidang pendidikan dan dakwah.
Yayasan ini didirikan dan dibina oleh para tokoh yang memiliki komitmen tinggi terhadap pendidikan Islam, yaitu:
• Ust. Fajar Tresna Utama, M.A.
• Dr. Aidillah Suja, M.Pd.I.
• (Alm.) Ust. Galih Setia Budi, S.Pd.
Adapun kepemimpinan yayasan dipercayakan kepada:
• Annisa Musyarofah, M.Pd. sebagai Ketua Yayasan
Memasuki tahun 2023, Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr kembali menorehkan langkah besar dengan mendirikan SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr – Quran Arabic English School. Sekolah ini hadir sebagai bentuk integrasi pendidikan Al-Qur’an, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, dengan harapan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.
Pada awalnya, segala sesuatu dibangun dengan keterbatasan—baik dari segi fasilitas maupun jumlah peserta didik. Namun, keterbatasan itu tidak menjadi penghalang, justru menjadi bahan bakar semangat untuk terus berkembang. Dengan niat yang tulus dan kerja keras yang konsisten, Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang membawa cahaya ilmu, sebagaimana makna namanya: Manarul Ilmi (pelita ilmu) dan Al Fajr (cahaya fajar).
Kini, yayasan ini berdiri sebagai simbol harapan, bahwa dari langkah kecil yang penuh keikhlasan, dapat lahir perubahan besar bagi umat.
Pada masa awal berdirinya SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr, segala proses pembelajaran berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna. Pada tahun pertama, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan memanfaatkan gedung TPQ Anis Kysah. Meski dengan fasilitas yang terbatas, semangat para pendidik dan peserta didik tetap menyala, menjadikan setiap ruang sebagai ladang ilmu dan setiap waktu sebagai kesempatan untuk bertumbuh.
Seiring berkembangnya jumlah peserta didik dan semakin besarnya cita-cita yang diusung, yayasan mengambil langkah besar dengan membeli sebidang tanah seluas 4.200 meter persegi di kawasan Sumber Rejo, yang letaknya tidak jauh dari lokasi awal. Tanah ini menjadi simbol harapan baru—sebuah pijakan untuk membangun pusat pendidikan dan dakwah yang lebih luas dan berkelanjutan.
Di atas tanah tersebut, Yayasan Manarul Ilmi Al Fajr mulai membangun gedung sekolah yang dirancang tidak hanya sebagai tempat berlangsungnya pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keislaman. Di sinilah nantinya akan diselenggarakan berbagai program unggulan seperti daurah kitab-kitab turats, kursus Bahasa Arab, serta kajian-kajian ilmiah yang terbuka bagi masyarakat luas.
Namun, setiap perjalanan besar tentu memiliki tantangan. Hingga tahun 2026, pembangunan gedung tersebut masih berada dalam tahap penyelesaian. Proses ini terus berjalan seiring dengan ikhtiar dan doa, sembari menantikan uluran tangan dari para dermawan yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pendidikan Islam.
Dengan penuh harap, yayasan terus melangkah, meyakini bahwa setiap batu yang tersusun dan setiap usaha yang dilakukan adalah bagian dari investasi kebaikan yang akan terus mengalir manfaatnya.
Semoga bangunan ini kelak menjadi mercusuar ilmu, tempat lahirnya generasi Qur’ani yang membawa cahaya bagi agama, bangsa, dan peradaban.
